Arsip untuk Komputer kategori

Perawatan Sistem Komputer

Posted in Komputer on Juni 30, 2008 by panzee

Ada beberapa langkah yang harus dilakukan untuk melakukan perawatan sistem komputer, yaitu:
1.Defragmenter (Susunan File)
2.Back Up Data
3.Undelete
4.Anti Virus

1.Defragmenter
Yaitu merapikan kembali susunan file-file yang ada di computer, dengan tujuan untuk mempermudah dan mempercepat proses pencarian data.
Prinsip defragmenter yaitu menyusun file berdasarkan intensitas data atau file yang sering digunakan.
Langkah-langkah defragmenter :
1.Klik start
2.All Program
3.Accessories
4.System tools
5.Disk defragmenter

Dalam defragmenter, file terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu:
1.Fragmented file (warna merah) yaitu file – file yang terpecah
2.Contigous file (warna biru) yaitu file-file yang tak terpecah
3.Unmovable file (hijau) yaitu file-file sistem
4.Free space (putih) yaitu ruang kosong sistem

Agar defragmenter dapat dilakukan, kapasitas minimum ruang kosong suatu drive yaitu 15% dari kapasitas suatu drive.

2. Back Up Data
Yaitu menjaga data yang diperlukan dan menghapus data yang diperlukan agar diperoleh ruang kosong yang besar sehingga mempercepat pemrosesan data.

Back up data dapat dilakukan dengan mengontrol tiap drive yang ada di computer. Apabila terdapat data yang tidak terlalu penting telah menumpuk, maka dapat langsung dihapus dari sistem.
Untuk drive C dapat kita control secara manual. Folder Document and setting terdiri dari all user, default user dan owner. Dalam owner terdapat salah satu sub folder yaitu temp. Bagian tersebut dapat dihapus karena tidak terlalu penting dan akan memperlambat pemrosesan data.
Ada 2 cara penghapusan data, yaitu:
1.Safe delete
Yaitu menghapus data dan dikirim ke recycle bin. Hal ini tidak menyebabkan ruang kosong drive bertambah.
2.Permanent delete
Yaitu menghapus secara permanen dan tidak dikirim ke recycle bin. Cara ini akan memperbesar ruang kosong drive.
My recent document juga dihapus apabila data yang ada dalam folder tersebut terlalu besar. MSOcache juga dihapus yaitu cache pada saat menginstal suatu aplikasi.
Drive C hanya untuk aplikasi jadi apabila data yang bukan aplikasi ada di drive C harus dihapus atau dipindahkan ke drive yang lain.
Ada cara menghapus data yang tidak diperlukan yaitu dengan disk clean up.
Caranya sama dengan defragmenter tetapi yang dipilih adalah disk clean up.

3.Undelete
Yaitu menyelamatkan data atau memunculkan kembali data yang telah dihapus permanent. Untuk aplikasi ini hanya ada di XP Essential sedangkan di sistem yang lain menggunakan aplikasi lain.
Caranya yaitu:
1.Klik start
2.All program
3.Undelete plus
Untuk memulai memunculkan data yang telah dihapus permanent, kita harus tahu di drive mana data tersebut disimpan, kemudian pilih drive tersebut lalu klik start undelete.
Kemudian akan muncul data-data yang telah dihapus permanent. Pilih data yang akan dimunculkan kembali lalu klik undelete. Ada beberapa pilihan untuk mempermudah pencarian data yang kita inginkan,berdasarkan sebagian atau seluruh nama file, tanggal,bulan dan tahun file tersebut dibuat.

4.Anti virus
Fungsi : untuk melindungi sistem dan file-file dari serangan virus.
Untuk menjaga sistem dengan cara menscan secara teratur untuk menjaga masuknya file. Oleh karena perkembangan virus sangat cepat jadi anti virus pun harus selalu di update. Sehingga dapat mendeteksi virus-virus baru agar sistem aman dari virus.

Itulah beberapa cara untuk ,mengamankan sistem komputer kita agar dapat terus berjalan normal.perawatan sistem komputer

MAINBOARD

Posted in Komputer on Mei 13, 2008 by panzee

Seperti yang kita tahu bahwa komponen hardware ada yang disebut Central Processing Unit (CPU). CPU merupakan otak dari komputer yang menjadi kendali utama komputer. Terdapat banyak komponen-komponen didalamnya, salah satunya adalah Mainboard atau Motherboard. Dikatakan demikian karena Mainboard merupakan komponen atau elemen utama yang ada dalam CPU. Mainboard merupakan papan sirkuit yang digunakan untuk meletakan komponen-komponen CPU untuk pemasangan hardware. Seperti yang dipaparkan fungsi Mainboard adalah sebagai media tempat untuk menghubungkan komponen-komponen hardware agar komputer dapat bekerja, juga merupakan media terbesar yang ada dalam CPU. Pada Mainboard terpasang pula kabel penghubung dari Power Supply, kabel tersebut yang memberikan sumber arus listrik agar Mainboard dapat bekerja.

Setelah memastikan bahwa computer semula dalam keadaan hidup atau on, matikan komputer dan buka cashing CPU, setelah membuka cashing CPU dalam, kita akan melihat bagian yang dinamakan port USB biasanya terletak di ujung bawah dibagian depan CPU, port tersebut harus dilepas untuk dapat membuka baut yang terpasang pada mainboard. Yang pertama dijumpai dalam mainboard adalah merek atau tipe dari Mainboard tersebut, salah satunya ASUS P4PE. Mainboard biasanya terbuat dari POLICARBON yaitu gabungan dari senyawa-senyawa karbon yang biasanya tahan panas. Policarbon ini dapat bertahan pada suhu hingga lebih dari 1000c. Dalam Mainboard ada yang disebut JUMPER, yaitu merupakan kabel-kabel penghubung yang mengatur agar komputer dapat hidup dan lampu indikator harddisk dapat menyala. JUMPER langsung berhubungan dengan Mainboard dengan media yang disediakan yaitu berupa PIN, untuk JUMPER disediakan 20 pin yang yang terdiri untuk Speaker dalam, Riset SW, Power BTN(stand by), PLED, HDD LED(lampu hardisk), masing-masing dapat terpasang sesuai dengan pengaturan tempat yang disediakan oleh Mainboard. Lepaskan kabel USB yang terhubung pada Mainboard. Selanjutnya copot semua kabel yang terhubung pada Mainboard agar kita dapat mengangkat Mainboard tersebut. Diantaranya, lepaskan kabel floppy disk ke mainboard, lepaskan kabel IDE yang terhubung pada hardisk dan CD ROM ke Mainboard, lepaskan juga kabel dari Power Supply yang berwarna hitam-kuning yang terdekat dengan Power Supply. Kemudian melepaskan juga kartu VGA pada slot AGP serta port USB. Terakhir lepaskan 6 baut yang terpasang pada Mainboard agar Mainboard dapat diangkat.

Banyak yang terpasang pada Mainboard berupa slot-slot, chipshet, dan BIOS, baterai CMOS dan lain-lain.

Chipshet terpasang dalam Mainboard, berfungsi untuk mengatur kerja hardware. Ada macam-macam chipshet yang terpasang, chipshet yang paling utama yaitu Processor yang berfungsi sebagai otak dari computer, processor dilindungi dengan pendingin dan fan(kipas) karena kerjanya yang sangat cepat dan dapat mengeluarkan energi panas yang sangat tinggi, namun pada dasarnya processor akan mati pada suhu 820c. Ada pula yang disebut chipshet utama namun bukan processor dan terletak tepat disamping processor, chipshet tersebut diberi pendingin berupa alumunium, karena kerja chipshet tersebut dalam mengatur kerja hardware lebih berat dari chipset-chipshet yang lain selain processor. Dalam pendingin tersebut ada yang disebut Termal Paste yaitu media penghubung atau penyalur panas antara chipshet tersebut dengan pendinginnya.

Baterai CMOS terpasang pada mainboard biasanya terletak diujung bawah. Baterai ini berfungsi untuk mengatur kerja pada program penanggalan, serta mengatur tepatnya jam atau waktu. Baterai ini dapat habis dan diganti.

Pada mainboard juga terdapat port usb yang terpasang langsung dalam mainboard. Dan juga terdapat port paralel yang fungsinya menghubungkan CPU dengan hardware yang lain misalnya monitor dan LCD proyektor. Terdapat pula port PS2 yang fungsinya untuk menghubungkan dengan mouse dan keyboard. Serta terdapat pula port multimedia yang berfungsi untuk menghubungkan dengan perangkat multimedia seperti speaker luar, mic dan headphone.

Dalam badan Mainboard juga ada yang disebut slot contohnya slot untuk VGA, biasanya berupa slot AGP, pada jajaran slot AGP juga ada slot-slot yang berfungsi untuk penambahan hardware internal contohnya PCMCIA atau koneksi LAN. Slot lain ada yang digunakan untuk RAM, sebenarnya slot tersebut ada juga yang tunggal namun tergantung dari tipe Mainboard yang mungkin menyediakan slot untuk ram yang lebih dari 1(satu). slot tersebut digunakan untuk menambah kapasitas penyimpanan pada RAM, dengan menambah RAM baru, namun apabila slot RAM tersebut tunggal maka yang ditambahkan atau diubah adalah RAM dengan kapasitas yang lebih besar.mainboard-pdfnya

Mainboard

Posted in Komputer on Mei 12, 2008 by panzee

Seperti yang kita tahu bahwa komponen hardware ada yang disebut Central Processing Unit (CPU). CPU merupakan otak dari komputer yang menjadi kendali utama komputer. Terdapat banyak komponen-komponen didalamnya, salah satunya adalah Mainboard atau Motherboard. Dikatakan demikian karena Mainboard merupakan komponen atau elemen utama yang ada dalam CPU. Mainboard merupakan papan sirkuit yang digunakan untuk meletakan komponen-komponen CPU untuk pemasangan hardware. Seperti yang dipaparkan fungsi Mainboard adalah sebagai media tempat untuk menghubungkan komponen-komponen hardware agar komputer dapat bekerja, juga merupakan media terbesar yang ada dalam CPU. Pada Mainboard terpasang pula kabel penghubung dari Power Supply, kabel tersebut yang memberikan sumber arus listrik agar Mainboard dapat bekerja.

Setelah memastikan bahwa computer semula dalam keadaan hidup atau on, matikan komputer dan buka cashing CPU, setelah membuka cashing CPU dalam, kita akan melihat bagian yang dinamakan port USB biasanya terletak di ujung bawah dibagian depan CPU, port tersebut harus dilepas untuk dapat membuka baut yang terpasang pada mainboard. Yang pertama dijumpai dalam mainboard adalah merek atau tipe dari Mainboard tersebut, salah satunya ASUS P4PE. Mainboard biasanya terbuat dari POLICARBON yaitu gabungan dari senyawa-senyawa karbon yang biasanya tahan panas. Policarbon ini dapat bertahan pada suhu hingga lebih dari 1000c.

Dalam Mainboard ada yang disebut JUMPER, yaitu merupakan kabel-kabel penghubung yang mengatur agar komputer dapat hidup dan lampu indikator harddisk dapat menyala. JUMPER langsung berhubungan dengan Mainboard dengan media yang disediakan yaitu berupa PIN, untuk JUMPER disediakan 20 pin yang yang terdiri untuk Speaker dalam, Riset SW, Power BTN(stand by), PLED, HDD LED(lampu hardisk), masing-masing dapat terpasang sesuai dengan pengaturan tempat yang disediakan oleh Mainboard. Lepaskan kabel USB yang terhubung pada Mainboard. Selanjutnya copot semua kabel yang terhubung pada Mainboard agar kita dapat mengangkat Mainboard tersebut. Diantaranya, lepaskan kabel floppy disk ke mainboard, lepaskan kabel IDE yang terhubung pada hardisk dan CD ROM ke Mainboard, lepaskan juga kabel dari Power Supply yang berwarna hitam-kuning yang terdekat dengan Power Supply. Kemudian melepaskan juga kartu VGA pada slot AGP serta port USB. Terakhir lepaskan 6 baut yang terpasang pada Mainboard agar Mainboard dapat diangkat.

Banyak yang terpasang pada Mainboard berupa slot-slot, chipshet, dan bios serta baterai CMOS.
Chipshet terpasang dalam Mainboard, berfungsi untuk mengatur kerja hardware. Ada macam-macam chipshet yang terpasang, chipshet yang paling utama yaitu Processor yang berfungsi sebagai otak dari computer, processor dilindungi dengan pendingin dan fan(kipas) karena kerjanya yang sangat cepat dan dapat mengeluarkan energi panas yang sangat tinggi, namun pada dasarnya processor akan mati pada suhu 820c. Ada pula yang disebut chipshet utama namun bukan processor dan terletak tepat disamping processor, chipshet tersebut diberi pendingin berupa alumunium, karena kerja chipshet tersebut dalam mengatur kerja hardware lebih berat dari chipset-chipshet yang lain selain processor. Dalam pendingin tersebut ada yang disebut Termal Paste yaitu media penghubung atau penyalur panas antara chipshet tersebut dengan pendinginnya.

Baterai CMOS terpasang pada mainboard biasanya terletak diujung bawah. Baterai ini berfungsi untuk mengatur kerja pada program penanggalan, serta mengatur tepatnya jam atau waktu. Baterai ini dapat habis dan diganti. Pada mainboard juga terdapat port usb yang terpasang langsung dalam mainboard. Dan juga terdapat port paralel yang fungsinya menghubungkan CPU dengan hardware yang lain misalnya monitor dan LCD proyektor. Terdapat pula port PS2 yang fungsinya untuk menghubungkan dengan mouse dan keyboard. Serta terdapat pula port multimedia yang berfungsi untuk menghubungkan dengan perangkat multimedia seperti speaker luar, mic dan headphone.

Mengenal Hardware Komputer

Posted in Komputer dengan kaitan (tags) on April 24, 2008 by panzee

Komputer merupakan alat elektronik yang kita gunakan untuk mengolah data agar diperoleh suatu informasi yang kita perlukan. Komputer sering kita gunakan untuk menyelesaikan tugas-tugas yang biasanya berhubungan dengan pengolahan kata / tulisan, gambar dan lain-lain.

Kebanyakan dari kita, hanya tahu bagaimana cara menggunakan komputer tanpa tahu apa saja komponen (hardware) yang menyusun komputer dan apa fungsi dari hardware tersebut.
Hardware merupakan komponen-komponen penting yang terdapat dalam komputer agar komputer dapat bekerja dengan baik. Dengan kita mengetahui mengenai hardware ini, paling tidak kita tidak akan kebingungan atau merasa “blank” ketika komputer kita mengalami kerusakan atau gangguan. Selain itu, kita dapat mengetahui hardware apa saja yang menyusun komputer serta fungsi dari hardware tersebut. Dengan begitu kita juga tahu bagaimana instalisasi atau cara menginstal hardware tersebut ke komputer.

Untuk mengetahui apa saja komponen penyusun dalam komputer (CPU), yang dibutuhkan bukan hanya keberanian tetapi juga pengetahuan mengenai hardware komputer disamping alat bantu kerja. Apabila kita belum memiliki pengetahuan yang luas mengenai hardware komputer, kita bisa meminta bantuan teman atau orang yang memilki pengetahuan yang luas mengenai seluk beluk komputer.

Alat dan bahan yang dibutuhkan untuk melakukan kegiatan ini cukup sederhana dan mudah diperoleh yaitu seperangkat komputer yang akan kita bongkar (CPU), obeng mata positif yang digunakan untuk melepaskan komponen-komponen hardware yang terdapat dalam CPU. Selain itu, kita memerlukan kuas lembut ataupun tissue atau alat pembersih yang akan digunakan untuk membersihkan debu yang menempel pada casing CPU maupun pada hardware itu sendiri. Setelah alat yang kita butuhkan, kita siap untuk memulai “membedah” isi CPU untuk mengetahui hardware apa saja yang terdapat dalam CPU tersebut.

Langkah awal dalam kegiatan ini adalah mengecek kembali apakah komputer kita berjalan baik atau normal, setelah itu mematikan komputer dan kemudian memastikan bahwa tidak ada lagi aliran listrik yang mengalir, hal ini bertujuan demi menjaga keselamatan dalam mengerjakan kegiatan ini. Dengan bantuan obeng mata positif, kita lepaskan bagian casing CPU satu persatu. Saat memulai melepaskan hardware kita harus memperhatikan urutan pelepasan hardware. Hal ini dimaksudkan agar tidak terjadi kesalahan yang dapat menyebabkan kerusakan pada komputer. Urutan dalam pelepasan hardware komputer adalah yang pertama dilepas yaitu VGA card setelah itu slot expantion,Ram kemudian kabel-kabel yang menghubungkan antar hardware maupun dengan power supply, lalu power suply apabila kita ingin melihat langsung dapat kita lepaskan dari CPU. Karena tujuan kita adalah mengetahui apa saja hardware yang ada pada CPU tersebut maka kita perlu mencatat nama hardware dan spesifikasi hardware tersebut. Selain itu, harus dingat bagaimana posisi kabel-kabel penghubung antar hardware agar pada saat pemasangan kembali tidak rancu atau tidak mengalami kekeliruan, karena dalam CPU banyak terdapat kabel penghubung antar hardware. Salah satu tips agar tidak lupa, kita bisa memanfaatkan kamera hp sehingga kita mempunyai gambar awal sebelum pelepasan kabel-kabel tersebut. Dalam kegiatan yang telah penulis lakukan, penulis menemukan beberapa hardware penyusun CPU komputer diantaranya adalah VGA Card yang memiliki spesifikasi G-Force TNT M64 32Mb dengan no seri 3F27ID38q, VGA card berhubungan dengan grafik atau tampilan dalam komputer. RAM dengan spesifikasi Value Ram Kingston 256 Mb dengan no seri KVR400X64C3A, RAM merupakan memori yang digunakan dalam memproses suatu aplikasi, semakin besar ukuran RAM semakin cepat pemrosesan suatu aplikasi dalam komputer. CD RW dengan spesifikasi ASUS dengan model no.CRW-5232AS, yang berhubungan untuk pemutar CD maupun untuk burning data kedalam CD. Floppy Disk dengan spesifikasi Panasonic dengan model no.J4-256A888P, hardware ini berhubungan untuk memutar atau memproses disket namun sekarang ini jarang ada komputer yang menggunakan floppy disk. Harddisk dengan spesifikasi Seagate Barracuda 7200.7 40Gb, hardware ini berhubungan dengan kapasitas memori dari komputer tersebut. Power supply dengan spesifikasi Simbadda model ATX-7P4-3 yang merupakan penyuplai listrik untuk tiap hardware. Yang terakhir yaitu kabel IDE dengan no E124936-B AWM yang merupakan kabel penghubung hardware. Setelah itu kita membersihkan debu dari hardware dan casing CPU, apabila telah selesai kita akan memulai memasangkan hardware-hardware tersebut ketempat semula dengan urutan pemasangan sesuai dengan urutan pelepasan. Apabila telah terpasang, kita sambungkan dengan listrik lalu menghidupkan komputer untuk mengecek apakah komputer berjalan normal seperti semula atau tidak. Apabila ada yang kurang beres dengan komputer, berarti ada hardware dan kabel yang tidak sesuai pemasangannya. Hal itu harus kita perbaiki dan bila perlu meminta bantuan kepada yang ahli apabila kita masih dalam taraf amatir mengenai hardware komputer.
Jadi mulailah mencoba mengenal hardware dengan melakukan praktek seperti yang diatas. Jangan takut salah dan anggaplah sebagai pengalaman, karena guru terbaik adalah pengalaman yang telah kita peroleh.[gallery]mengenal-hardware-komputer1